Dua Nabi Ini Disebut 25 Kali dalam Al-Qur’an, Siapakah Mereka?

Dua Nabi Ini Disebut 25 Kali dalam Al-Qur’an, Siapakah Mereka?

Siapakah dua Nabi yang namanya masing-masing disebutkan sebanyak 25 kali di dalam Al-Qur'an?

📌 Jawabannya adalah Nabi Adam 'alaihis salam dan Nabi Isa 'alaihis salam.

Ini adalah dua Nabi yang menjadi awal dan akhir dari rantai keajaiban penciptaan manusia tanpa proses yang biasa. Bukan Nabi Ibrahim atau Nabi Musa. Jika Nuh adalah bapak kemanusiaan kedua setelah banjir besar, maka Adam adalah bapak pertama seluruh manusia, dan Isa adalah bukti bahwa Allah mampu menciptakan tanpa ayah.

Jika Bilal adalah muadzin pertama, maka Adam dan Isa adalah dua mukjizat pertama dan terakhir yang penciptaannya sama-sama menembus akal manusia hingga hari kiamat.

~ Penjelasan Kisah

Setelah Allah menyebutkan nama para Nabi di dalam Al-Qur'an dengan jumlah yang berbeda-beda - ada yang 136 kali seperti Nabi Musa, ada yang 27 kali seperti Nabi Ibrahim - maka Allah menyamakan penyebutan dua nama ini dengan jumlah yang persis sama: 25 kali.

Nabi Adam 'alaihis salam adalah manusia pertama. Allah menciptakannya dari tanah, tanpa ayah dan tanpa ibu. Dari tanah yang mati, Allah tiupkan ruh dan jadilah ia hidup. Dialah Abu Al-Basyar, bapak seluruh manusia.

Nabi Isa 'alaihis salam adalah manusia terakhir dari Bani Israil sebelum Nabi Muhammad ﷺ. Allah menciptakannya dari seorang ibu tanpa ayah. Dari rahim Maryam yang suci, Allah tiupkan ruh dan jadilah ia hidup. Dialah Ruhullah dan Kalimatullah.

Keduanya berbeda zaman ribuan tahun, berbeda tugas, namun Allah samakan jumlah penyebutannya di dalam kitab-Nya sebagai isyarat yang sangat agung.

Shalatnya Nabi Daud adalah yang paling dicintai Allah, puasanya adalah yang paling dicintai Allah. Adapun penciptaan Nabi Adam dan Nabi Isa 'alaihis salam adalah penciptaan yang paling menakjubkan bagi akal manusia.

Pada penciptaan keduanya, manusia terpecah menjadi dua golongan: yang beriman bahwa itu mudah bagi Allah, dan yang kafir karena mengukur kekuasaan Allah dengan akal mereka yang terbatas.

~ Dalil Shahih dan Keseimbangan Penyebutan Adam dan Isa

Diriwayatkan di dalam Al-Qur'an dengan penjelasan yang sangat jelas, Allah sendiri yang menyatukan dua nama ini dalam satu ayat sebagai kunci jawabannya.

Allah berfirman:

إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ ۖ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

"Sesungguhnya perumpamaan penciptaan Isa di sisi Allah adalah seperti penciptaan Adam. Allah menciptakannya dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya 'Jadilah!', maka jadilah dia." [QS. Ali Imran: 59]

Inilah rahasia mengapa jumlahnya disamakan.

Para ulama ahli Al-Qur'an dan ahli tafsir menghitung dengan teliti:

1. Nama Nabi Adam 'alaihis salam disebutkan sebanyak 25 kali di dalam Al-Qur'an. Di antaranya dalam firman Allah:

وَعَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا

"Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama semuanya." [QS. Al-Baqarah: 31]

2. Nama Nabi Isa 'alaihis salam disebutkan sebanyak 25 kali di dalam Al-Qur'an. Di antaranya dalam firman Allah:

إِذْ قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ

"Ingatlah ketika Malaikat berkata: Wahai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al-Masih Isa putra Maryam." [QS. Ali Imran: 45]

Angka 25 bukanlah kebetulan. Ibnu Katsir Rahimahullah dan para mufassir menjelaskan bahwa penyamaan jumlah ini adalah mukjizat 'adadiyah Al-Qur'an - mukjizat angka - untuk menegaskan ayat di atas bahwa Isa seperti Adam.

Jika Adam dicipta tanpa ayah dan ibu, maka Isa dicipta tanpa ayah. Keduanya sama-sama bukti kalimat كُنْ فَيَكُونُ.

~ Hikmah Dibalik Disamakannya Jumlah Penyebutan Nabi Adam dan Nabi Isa

1. Membantah Keraguan Kaum Nasrani Tentang Ketuhanan Nabi Isa.

Ini adalah pelajaran paling mahal dalam sejarah aqidah. Kaum Nasrani berkata Isa adalah Tuhan karena lahir tanpa ayah. Maka Allah menjawab: Jika Isa kalian anggap Tuhan karena tanpa ayah, maka Adam lebih berhak menjadi Tuhan karena tanpa ayah DAN tanpa ibu. Keduanya adalah hamba, bukan Tuhan. Allah yang menciptakan keduanya dengan kata كُنْ.

2. Kekuasaan Allah Tidak Terikat Sebab-Akibat.

Allah ingin mengajarkan kepada seluruh manusia hingga hari kiamat empat model penciptaan: Adam tanpa ayah dan ibu, Hawa dari laki-laki tanpa perempuan, Isa dari perempuan tanpa laki-laki, dan kita semua dari ayah dan ibu. Semua mudah bagi Allah.

3. Al-Qur'an Adalah Kitab Yang Sangat Presisi Hingga Jumlah Hurufnya.

Jika Nabi Musa yang kisahnya paling banyak disebutkan sebanyak 136 kali sesuai beratnya ujian beliau, maka disamakannya Adam dan Isa sebanyak 25 kali menunjukkan bahwa Al-Qur'an tidak menyebut nama secara acak. Setiap penyebutan ada hikmah, ada hitungan, dan ada keseimbangan yang tidak mungkin dibuat oleh manusia.

4. Asal Dan Akhir Manusia Kembali Kepada Kerendahan Hati.

Adam dicipta dari tanah yang diinjak-injak, mengajarkan kita untuk tidak sombong karena asal kita dari tanah. Isa dicipta tanpa ayah dan kelak akan turun di akhir zaman untuk membunuh Dajjal, mengajarkan kita bahwa penutup sejarah Bani Israil adalah kembali kepada tauhid. Awal kita tanah, akhir kita kembali kepada Allah.

Maka jika hari ini Anda mendengar orang meragukan kekuasaan Allah atau mengkultuskan Nabi Isa melebihi kedudukannya sebagai hamba, ingatlah rahasia angka 25 dan 25 ini.

Dua Nabi yang penyebutannya sama persis, penciptaannya sama-sama mukjizat, yang keduanya mengajarkan satu kalimat: لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ.

Semua pahalanya mengalir untuk Nabi Adam dan Nabi Isa 'alaihimassalam.

Wallahu A'lam.

Sumber: Al-Qur'an Al-Karim Surah Ali Imran: 59, Al-Baqarah: 31, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Ath-Thabari, Al-Mu'jam Al-Mufahras li Alfazhil Qur'an karya Muhammad Fuad Abdul Baqi.

Sumber Facebook Ustadz : Dafa Naufal

© Terima kasih telah membaca Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dengan judul "Dua Nabi Ini Disebut 25 Kali dalam Al-Qur’an, Siapakah Mereka?". Semoga Allah ﷻ senantiasa menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, taufiq, dan hidayah kepada kita semua. Aamiin.
#nabi #quran