Apakah Ilmu Penyebab Perpecahan? Menempatkan Ilmu Kalam, Fikih, dan Falak secara Adil

Apakah Ilmu Penyebab Perpecahan? Menempatkan Ilmu Kalam, Fikih, dan Falak secara Adil

Kita pakai logika yang sama dengan SS di bawah : 

1. Ilmu fikih juga banyak perdebatan sampai melahirkan banyak madzhab 

2. Ilmu astronomi / falak , tiap tahun di negara ini berdebat 

Apakah ilmu-ilmu tersebut penyebab perpecahan ??

Jawabnya : Tidak , karena 

Ilmu adalah Alat Netral

Ilmu Fikih, Falak, dan Kalam sama-sama alat keilmuan. Menyalahkannya sebagai "sumber perpecahan" sama kelirunya dengan menyalahkan palu karena ada orang yang berkelahi memakainya. Yang salah adalah cara dan niat orang yang menggunakannya.

 Perpecahan Bersumber pada Sikap Manusia. Akar perpecahan adalah al-hawa , ta'ashshub , dan keinginan untuk menang sendiri, bukan pada ilmunya. Ilmu kalam justru, dalam bentuknya yang matang (Asy'ari-Maturidi), dirancang untuk membatasi penyimpangan akidah dan menjadi pencegah perpecahan yang lebih parah.

  Ilmu Kalam adalah Jawaban, Bukan Masalah. Ketika muncul pertanyaan-pertanyaan filosofis yang menggoyang iman (dari dalam atau luar Islam), diam bukanlah jawaban. Ilmu kalam adalah disiplin ilmiah yang disusun untuk memberikan jawaban yang terstruktur, menjaga akidah umat dari kesesatan. Tidak memilikinya justru akan membuat umat tanpa pertahanan intelektual.

Kalau musuhnya pakai pedang, kita tidak bisa hanya pakai tangan kosong. Kalau tantangannya pakai logika dan filsafat, kita tidak bisa hanya pakai dalil tekstual tanpa pemahaman logika yang setara."

Ilmu kalam tidak lahir di ruang hampa,tetapi sebagai respons intelektual yang tak terhindarkan. Ketika Islam bersentuhan dengan peradaban Yunani, Persia, dan India, muncul tantangan dari paham ateisme, materialisme, dualisme, dan skeptisisme yang menggunakan alat berdebat (logika) yang sangat canggih.

Menggeneralisasi ilmu kalam sebagai biang perpecahan ibarat menyalahkan ilmu militer karena ada perang. Ilmu kalam adalah alat dan senjata. Senjata bisa digunakan untuk mempertahankan negara atau memulai konflik, tergantung yang memegangnya.

 Ilmu kalam Asy'ari-Maturidi, yang dipegang NU dan mayoritas muslim dunia, adalah senjata yang dirancang khusus untuk mempertahankan benteng akidah Ahlussunnah dari serangan rasionalisme yang ekstrem (seperti atheis) maupun literalisme yang ekstrem. 

Sumber FB Ustadz : M Maki

© Terima kasih telah membaca Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dengan judul "Apakah Ilmu Penyebab Perpecahan? Menempatkan Ilmu Kalam, Fikih, dan Falak secara Adil". Semoga Allah ﷻ senantiasa menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, taufiq, dan hidayah kepada kita semua. Aamiin.

Kajian Favorit