*⭐KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU DARI IBADAH LAIN*
_Oleh Ustadz : Ahmad Syahrin Thoriq_
Ibnu Mas'ud radhiyallahu'anhu berkata :
ูุง ูุฒุงู ุงููููู ูุตูู
"Orang yang ahli dalam agama itu terhitung selalu mengerjakan shalat sepanjang waktu."
Ada yang bertanya :
ูููู ูุตูู ؟
"Bagaimana dia bisa terhitung shalat sepanjang waktu ?"
Ibnu Abbas menjawab :
ุฐูุฑ ุงููู ุนูู ููุจู ููุณุงูู
"Dengan dzikirnya kepada Allah lewat hati dan lisannya."
Abu Hurairah radhiyallahu'anhu berkata :
ูุฃู ุฃุฌูุณ ุณุงุนุฉ ูุฃุชููู ูู ุฏููู ุฃุญุจ ุฅูู ู ู ุฅุญูุงุก ูููุฉ ุฅูู ุงูุตุจุงุญ
"Sungguh aku duduk sesaat untuk mendalami agamaku lebih aku sukai dari pada beribadah sepanjang malam hingga waktu shubuh."
Berkata Ibnu Abbas radhiyallahu'anhumaa :
ุชุฐุงูุฑ ุงูุนูู ุจุนุถ ูููุฉ ุฃุญุจ ุฅูู ู ู ุฅุญูุงุฆูุง
"Mempelajari ilmu di sebagian malam lebih aku sukai dari pada ibadah sepanjang malam."
Berkata al imam Sufyan ats Tsauri rahimahullah :
ู ุง ู ู ุนู ู ุฃูุถู ู ู ุทูุจ ุงูุนูู ุฅุฐุง ุตุญุช ููู ุงูููุฉ
"Tidak ada amal yang lebih utama dari menuntut ilmu jika niat seseorang lurus ketika menuntutnya."
Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu'anhu berkata :
ุฅَُِّููู ْ َูุฏْ ุฃَุตْุจَุญْุชُู ْ ِูู ุฒَู َุงٍู َูุซِูุฑٍ ََُูููุงุคُُู، ٍَِูููู ุฎُุทَุจَุงุคُُู، َูุซِูุฑٍ ู ُุนْุทُُูู، ٍَِูููู ุณُุคَّุงُُูู، ุงْูุนَู َُู ِِููู ุฎَْูุฑٌ ู َِู ุงْูุนِْูู ِ، َูุณََูุฃْุชِู ุฒَู َุงٌู ٌَِูููู ََُูููุงุคُُู، َูุซِูุฑٌ ุฎُุทَุจَุงุคُُู، َูุซِูุฑٌ ุณُุคَّุงُُูู، ٌَِูููู ู ُุนْุทُُูู، ุงْูุนِْูู ُ ِِููู ุฎَْูุฑٌ ู َِู ุงْูุนَู َِู
_"Sungguh kalian sekarang benar-benar berada di sebuah zaman yang banyak orang ahli agamanya, sedikit para penceramahnya, banyak para pemberi, dan sedikit para peminta-minta. Amal di di masa ini lebih baik daripada ilmu._
_Dan nanti Akan datang suatu zaman di mana sedikit orang-orang faqihnya, banyak para penceramahnya, sedikit para pemberi, dan banyak para peminta-minta. Ilmu di masa itu lebih baik daripada amal."_
๐Miftah Darissa'adah (1/532), Jami' Bayan Ilmi wa Fadhlihi hal. 234.
•┈┈•••○○❁๐ปⒶⓈⓉ๐ป❁○○•••┈┈•
Sumber WAG : SUBULANA I
