Analisis Sikap Ahlussunnah terhadap Syiah dan Zionisme

Berpihak Kepada Syiah atau Yahudi

Berpihak Kepada Syiah Atau Yahudi ?

Oleh : Rahmat Taufik Tambusai

Bagi muslim yang cerdas dalam perkara Syiah dengan Yahudi sangat mudah saja, Syiah tidak ada disebutkan dalam Al Quran akan kekafirannya, sedangkan yahudi dan nasrani sudah tegas disebutkan, dan mereka tidak akan pernah ridho kepada umat Islam sampai mengikuti mereka, sekarang apakah kita lebih percaya kepada propaganda murahan mereka dari pada sikap tegas Al Qur'an?

Selama hidup nabi ~ setau penulis ~ tidak pernah memerangi orang - orang munafik, padahal nabi tau bahwa hati mereka ingkar dan kafir kepada syari'at Islam, akan tetapi selama lisan mereka masih mengaku beragama Islam dan sholat menghadap kiblat, maka selama itu pula mereka diakui sebagai muslim, begitu halnya Syiah sampai hari ini masih sholat menghadap Kakbah dan berhaji ke tanah suci Mekah, apakah pantas mereka dikeluarkan dari barisan umat nabi Muhammad, sedangkan nabi Muhammad masih mengakui mereka dari umatnya ?

Dalam beberapa hadits nabi, nabi menyebutkan, akan muncul di akhir zaman dari umatku bla bla, kalau pun seandainya diantaranya adalah Syiah, tetapi nabi masih menyebut mereka dengan dari umatku, artinya nabi masih mengakui mereka bagian dari umatnya, sama halnya dengan Wahhabi, tetap diakui sebagai umat nabi, walaupun ada beberapa penyimpangan, sebagai mana Syiah ada beberapa penyimpangan.

Kalau seandainya nabi menyebutkan dalam hadits nya, bahwa umat ku yang muncul di akhir zaman tersebut keluar dari agamaku, maka setiap aliran yang sesuai dengan ciri ciri yang disebutkan nabi secara otomatis layak divonis kafir, akan tetapi tetap harus hati-hati dalam memvonisnya, dengan memastikan apakah sudah sesuai dengan ciri - ciri yang disebutkan nabi atau tidak, dan tidak boleh sembarang orang yang memutuskan nya, harus alim ulama yang ahli dan pakar di bidangnya.

Memang tidak dipungkiri, bahwa Syiah ada yang ekstrim dan begitu juga Sunni ada yang ekstrim, apakah karena segelintir kelompok, sehingga dihukumi secara menyeluruh bahwa semuanya sama, dan itu tidak mungkin, karena kebenaran itu bukan tergantung banyak sedikitnya tetapi kepada dalil dan argumen.

Dan sebagai pertimbangan, kekafiran Yahudi dan Nasrani ditetapkan oleh Al Qur'an dan hadist nabi, sedangkan Syiah hasil ijtihad ulama, bisa benar dan bisa salah, dan ijtihad dipengaruhi oleh kondisi pada masanya, bisa jadi ijtihad dulu tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang, karena bisa jadi beberapa penyimpangan dulu telah mereka hapus dan tidak diamalkan lagi.

Jika sampai Syiah tumbang dan taklukkan maka orang - orang Yahudi isfahan di Iran akan mengambil alih kekuasaan, dan akan menjadi pintu gerbang dan penyokong munculnya Dajjal.

Dalu - Dalu, Senin 2 Maret 2026

Sumber FB Ustadz : Abee Syareefa

© Terima kasih telah membaca Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dengan judul "Analisis Sikap Ahlussunnah terhadap Syiah dan Zionisme". Semoga Allah ﷻ senantiasa menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, taufiq, dan hidayah kepada kita semua. Aamiin.

Kajian Islam Terbaru

    Cari Kajian Islam