Keutamaan Makan Berjamaah dan Keberkahannya dalam Sunnah Nabi ﷺ

KEUTAMAAN MAKAN BERJAMAAH

KEUTAMAAN MAKAN BERJAMAAH

Fadhilat Maulana menjelaskan bahwa baginda Nabi SAW memberikan solusi bagi orang yang memiliki penyakit ketika makan tidak pernah merasa kenyang dengan cara sebagai berikut;

1. Makan secara berjamaah, yaitu satu nampan bareng-bareng. 

2. Membaca Bismillah bersama. 

Hal ini sebagaimana dalam hadits baginda Nabi SAW, bahwasanya seorang sahabat mengadu kepada baginda Nabi SAW dan berkata; “Wahai baginda Nabi, kita makan akan tetapi tidak pernah merasa kenyang” lantas baginda Nabi SAW menjawab;

لَعَلَّكُمْ تَأْكُلُونَ مُفْتَرِقِينَ؟

 اجْتَمِعُوا عَلَى طَعَامِكُمْ، وَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ عَلَيْهِ يُبَارَكْ لَكُمْ فِيهِ. 

“Barang kali kalian makan sendiri-sendiri? Berkumpullah kalian untuk makanan kalian, dan sebutlah Nama Allah, maka makanan kalian akan diberkahi”.

Begitulah Maulana Syekh Yusri mentarbiyah dan mempraktikkan hadits ini, setiap habis hadrah hari Jum’at. Maulana menjamu setiap hadirin untuk makan bersama satu nampan, dan Maulanapun ikut makan bersama kami.

Begitu juga dengan bulan ramadhan ketika i’tikaf, juga momen tertentu ketika ada acara dan ada makannya.

Maulana adalah sebaik-baik orang yang memberikan tarbiyah kepada para muridnya. Maulana berkata “bahwa makan bersama dalam satu nampan dapat mengobati sifat kesombongan (takabur) serta mendapatkan keberkahan diantara sesama muslim”. Sebagaimana dalam hadits

سُؤْرُ كُلِّ مُؤْمِنٍ بَرَكَةٌ

Sisa dari orang mukmin adalah berkah. 

Wallahu A’lam

Ditulis oleh: Ust. Antony Oktavian, Lc,.MA 

Sumber FB Ustadz : Ahbab Maulana Syeikh Yusri Rusydi Al Hasany

© Terima kasih telah membaca Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dengan judul "Keutamaan Makan Berjamaah dan Keberkahannya dalam Sunnah Nabi ﷺ". Semoga Allah ﷻ senantiasa menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, taufiq, dan hidayah kepada kita semua. Aamiin.

Kajian Favorit