Membongkar Kebohongan: Ibnu Iyas Tidak Memiliki Kitab Tarikh Mesir?

MEMBONGKAR KEBOHONGAN: IBNU IYAS TIDAK MEMILIKI KITAB TARIKH MESIR?

🔰 MEMBONGKAR KEBOHONGAN: IBNU IYAS TIDAK MEMILIKI KITAB TARIKH MESIR?

Oleh: M. Rofiannur Al Hamaamuh, SN, DH.

A. PEMBUKAAN.

Pada menit: 1:33:35, Ustadz abu Zakariya Thamrin mengklaim dan menyatakan bahwasanya; "Ibnu Iyas tidak memiliki kitab Tarikh Mesir". Dan dia juga mengklaim bahwasanya apa yang dinyatakan oleh Gus Ajir Ubaidillah merupakan hasil dari membaca Wikipedia.

Maka, kami menjawab disini bahwasanya apa yang diklaim dan yang dinyatakan oleh Ustadz Abu Zakariya Thamrin tersebut merupakan dusta atas nama Al Imam Ibnu Iyas dan merupakan tuduhan yang tidak berdasar atas Gus Ajir Ubaidillah.

Sebab, fakta dan data yang sebenarnya adalah Al Imam Ibnu Iyas memliki kitab tarikh Mesir dan beliau juha merupakan ahli sejarah tentang negeri Mesir bahkan yang paling terkenal kandungan isi kitab sejarahnya itu memuat tentang sejarah dinasti Mamluk, dan dinasti Utsmani. Berikut ulasannya.

B. PENGURAIAN.

Sebutan nama kitab tarikh Mesir karya Ibnu Iyas hanyalah merupakan singkatan saja. Dan nama asli kitab tarikh Mesir karya Al Imam Ibnu Iyas memliki nama yang cukup panjang yaitu; "Badāʼiʻ az-zuhūr fī waqāʼiʻ ad-duhūr" (teks arab: بَدَائِعُ الزُّهُوْرِ فِيْ وَقَائِعِ الدُّهُوْرِ).

Kitab ini memang sengaja dibuat oleh Al Imam Ibnu Iyas karena tujuan beliau membuat kitab sejarah ini adalah agar para intelektual dari berbagai kalangan selalu membuka dan membaca kitabnya itu. Bahasa kerennya adalah agar kitab tarikh Mesir nya ini menjadi tempat wisatanya para orang orang cerdas.

Al Imam Ibnu Iyas (W 930 H) merupakan sejarawan Mesir dan memiliki nama asli, yaitu; Muhammad bin Ahmad bin Iyas. Beliau bermadzhab Hanafi dan memiliki kunyah yaitu; Abul Barakaat. Beliau adalah salah satu daripada muridnya Al Imam Jalaluddin Assuyuti Assyafi'i (W 911 H).

Al Imam Ibnu Iyas merupakan keturunan Mamluk. Ayahnya yaitu Ahmad memiliki hubungan erat dengan para pengusaha dan pejabat negara. Kakeknya yaitu Iyas Al Fakhri Addzahiri juga merupakan seorang Amiir/pangeran Mamluk Addzahir di Burquq. Imam Ibnu Iyas lahir pada tahun 852 di Al Qahirah yang dikenal dengan sebutan Kairo sekarang ini.

C. PEMBUKTIAN IBNU IYAS MEMILIKI KITAB TARIKH MESIR.

C1. PENGAKUAN DARI IMAM IBNU IYAS SENDIRI.

Dalam muqadimmah kitabnya Al Imam Ibnu Iyas Al Hanafi (W 930 H) mengatakan:

( وبعد ) فقد ألفت هذا التاريخ والسير فاخترت أحسن الأخبار من نفائس الدرر ، ليكون نزهة لذوى العقول فالمستخبر أن يسمع وللمؤلف أن يقول ، فان فيه من الفوائد الغرائب ، ومن المنقول العجائب. وقد أوردت في هذا الكتاب من الوقائع الحميدة ، واختصرت من الأشياء المسائل المفيدة ، وابتدأت فيه بذكر السموات والأرضين وما كان قبل وجود الوجود . وإظهار العالم الموجود من مبدأ خلق آدم عليه السلام، وما جاء من نسله من الأنبياء الكرام ، إلى نبينا محمد عليه وعليهم أفضل الصلاة والسلام ، وسميته ( بدائع الزهور في وقائع الدهور ) والمستعان الله تعالى فى المبدأ والختام.

Artinya: Waba'du: Sungguh aku telah menyusun sejarah dan biografi ini, aku sudah memilih kisah-kisah terbaik dari permata berharga, agar menjadi kenikmatan bagi mereka yang memiliki kecerdasan. Orang yang sedang mencari berita hendaknya mendengarkan, dan sedang menulis hendaknya berbicara. Karena sesungguhnya buku ini mengandung kemanfaatan langka dan kisah-kisah menakjubkan. Dan aku telah memasukkan peristiwa-peristiwa yang terpuji dalam buku ini dan aku juga telah merangkum persoalan-persoalan yang bermanfaat.

Dan aku memulai didalamnya dengan menyebut langit dan bumi dan apa apa yang telah ada sebelum adanya keberadaan berbagai hal. Dan menyebutkan kemunculan alam semesta yang ada sejak awal penciptaan Adam Alaihi Assalam dan para nabi mulia yang berasal dari keturunannya sampai ke nabi kita semua yakni Muhammad Alaihi Wa Alaihim Afdhal Assholah Wa Assalam. Dan aku menamainya (kitab ini): Bada-i' Azzuhuur Fii Wa Qa-i' Adduhuur. Semoga Allah taala memberikan pertolongan dari awal hingga akhir.

[Bada-i' Azzuhuur Fii Wa Qa-i' Adduhuur: 2]

Dari sini sudah jelas berdasarkan ungkapan Ibnu Iyas sendiri bahwasanya beliau memang memiliki kitab tarikh/sejarah yang beliau namakan Bada-i' Azzuhuur Fii Wa Qa-i' Adduhuur. Dan silahkan dibaca sendiri isi kitab tersebut.

C2. PENGAKUAN DARI ULAMA.

Syaikh Khairuddin Azzirikli mengatakan:

ابن إياس (٨٥٢ - نحو ٩٣٠ هـ - ١٤٤٨ - نحو ١٥٢٤ م )

محمد بن أحمد بن إياس الحنفي ، أبو البركات : مؤرخ بحاث مصري من المماليك...وكان صاحب الترجمة من تلاميذ جلال الدين السيوطي ، وحج سنة ۸۸۲ له تاريخ ابن إياس ، المسمى ( بدائع الزهور في وقائع الدهور .

Artinya: Ibnu Iyas (852 - 930 Hijriah / 1448 - 1524 Masehi).

Muhammad bin Ahmad bin Iyas Al Hanafi, Abul Barakaat: sang ahli sejarah Mesir dari kalangan para Mamluk. Ia juga si pemilik biografi dari kalangan murid Imam Jalaluddin Assuyuti, Ibnu Iyas melakukan haji pada tahun 882. Ia pemilik Tarikh Ibnu Iyas yang bernama Bada-i' Azzuhuur Fii Wa Qa-i' Adduhuur.

[Al 'Alam: 6/5]

Syaikh Dr Husein 'Aashi dalam kitabnya mengatakan:

يحتل كتاب بدائع الزهور لابن إياس مكانة مرموقة بين كتب التاريخ التي صنفت في العصر المملوكي، وبخاصة الأجزاء المعاصرة، فهو عظيم الفائدة لمن يبحث في تاريخ مصر في عصر المماليك والعصر العثماني.

Artinya: Kitab Bada'uz Zuhur milik Ibnu Iyas menempati posisi tertinggi diantara kitab kitab sejarah yang pernah dibuat diera mamluk. Terlebih dibagian bagian masa kontemporernya. Ia merupakan kitab yang besar faidahnya bagi orang orang yang hendak membahas sejarah Mesir dari era dinasti Mamluk dan era Utsmani.

[Muarrikh Al Fath Al Utsmani Limishri: 76]

Syaikh Yusra Abdul Ghani Abdullah menuliskan dalam kitabnya;

٥ - ابن اياس : رجل ضد الغوري

ابن إياس، محمد بن أحمد بن إياس زين الدين الناصري الجركسي الحنفي . صاحب کتاب تاريخ مصر المشهور ببدائع الزهور في وقائع الدهور.

Artinya: 5 - Ibnu Iyas : si laki kali yang melawan Al Ghuri. Ibnu Iyas adalah Muhammad bin Ahmad bin Iyas Zainuddin Annashiri Al Jarkasi Al Hanafi. Pemilik kitab sejarah Mesir yang terkenal dengan nama Bada'iuz Zuhur fi Wa Qa-i' Adduhur.

[Mu'jam Al Muarrikhiin Al Muslimin: 47]

Syaikh Yusuf Ilyas Dibsu Al Maruni mengatakan:

وقد اعتمدت في ما كتبته الى الآن من تاريخ ملوك الجراكسة على كتاب تاريخ مصر الموسوم ببدائع الزهور في وقائع الدهور المحمد بن احمد بن اياس الخنفي المصري.

Artinya: Apa yang telah aku tulis sampai titik ini tentang sejarah raja Sirkasi, sungguh aku merujuk terhadap kitab Tarikh Mesir yang berjudul Bada'iuz Zuhur fi Wa Qa-i' Adduhur karya Muhammad bin Ahmad bin Iyas Al Hanafi Al Mishriy.

[Tarikh Suriyah: 6/516]

D. KESIMPULAN.

1. Al Imam Ibnu Iyas Al Hanafi (W 930 H) terbukti memiliki kitab tarikh Mesir yang beliau berinama Bada'iuz Zuhur fi Wa Qa-i' Adduhur.

2. Ustadz Abu Zakariya Thamrin yang mengklaim bahwasanya Ibnu Iyas tidak memiliki kitab tarikh Mesir merupakan kebohongan dan kedustaan besar  atas nama Al Imam Ibnu Iyas Al Hanafi (W 930 H) sang pengarang sekaligus pemilik kitab tarikh Mesir itu sendiri yang berjudul Bada'iuz Zuhur fi Wa Qa-i' Adduhur.

3. Klaim Ustadz Abu Zakariya Thamrin yang menyatakan bahwasanya Ibnu Iyas tidak memiliki kita Tarikh Mesir adalah salah total.

4. Ustadz Abu Zakariya Thamrin juga telah terbukti menuduh ustadz Ajir Ubaidillah hanya bermodalkan membaca Wikipedia. Padahal, kitab tersebut bukan hanya ada dalam Wikipedia saja namun didalam kitab kitab ulama lainnya sebagaimana yang sudah kami jelaskan.

Selesai

© ID Cyber aswaja.

NB: Dilarang untuk merubah sumber yang telah diterbitkan tanpa adanya izin resmi dari tim ID Cyber aswaja dan penulis tanpa terkecuali.

#aswaja #sunni #wahhabi #salafi #sesat #manhajsalaf #ahlisunnah #kajiansunnah #dakwahislam #ngertiagama #mujassimah #wahhabiyyah #literasi #fyp 

Sumber FB : ID Cyber Aswaja 

© Terima kasih telah membaca Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dengan judul "Membongkar Kebohongan: Ibnu Iyas Tidak Memiliki Kitab Tarikh Mesir?". Semoga Allah ﷻ senantiasa menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, taufiq, dan hidayah kepada kita semua. Aamiin.

Kajian Favorit