
INI ๐ง๐๐๐๐ YA, ๐๐๐..
๐ฝ๐-๐จ๐ข๐-๐๐ก๐̄๐
๐. ๐๐ฒ๐ณ๐ถ๐ป๐ถ๐๐ถ ๐ง๐ฎ๐น๐ฎ๐ธ
Talak (atau lazim juga disebut perceraian) adalah putusnya suatu ikatan pernikahan.
Yang berhak menjatuhkan talak hanyalah suami, atau hakim/๐ฎ๐ถ๐ฉ๐ข๐ฌ๐ฌ๐ข๐ฎ (dan kasus tertentu semisal ๐ง๐ข๐ด๐ฌ๐ฉ) dan ๐ฉ๐ข๐ฌ๐ข๐ฎ (utusan pihak suami dalam kasus ๐ด๐บ๐ช๐ฒ๐ข̄๐ฒ)
๐. ๐๐๐ธ๐๐บ ๐ง๐ฎ๐น๐ฎ๐ธ
Pada dasarnya hukum talak adalah ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ณ๐ถ̄๐ฉ. Tapi ia bisa juga menjadi:
• ๐๐ข̄๐ซ๐ช๐ฃ, yaitu jika misalnya suami bersumpah ๐ช̄๐ญ๐ข̄; atau
• ๐๐ถ๐ฏ๐ฏ๐ข๐ฉ, yaitu jika misalnya si isteri adalah wanita yang berakhlak buruk; atau
• ๐๐ข๐ณ๐ข̄๐ฎ, yaitu talak yang dijatuhkan pada isteri yang sedang haid; atau pas di akhir suci; atau suci namun sempat terjadi jimak pada masa suci tersebut (walaupun talaknya tetap sah/jatuh); atau
• ๐๐ถ๐ฃ๐ข̄๐ฉ, yaitu jika suami sama sekali tak tertarik pada istrinya dan tak bersedia menafkahinya tanpa ๐ช๐ด๐ต๐ช๐ฎ๐ต๐ข̄.
๐. ๐๐̄๐๐๐๐ฉ ๐ง๐ฎ๐น๐ฎ๐ธ
Dari segi materinya, ๐ด๐ช̄๐จ๐ฉ๐ข๐ต (pernyataan) talak dapat dibagi dua (2):
1. ๐๐ช̄๐จ๐ฉ๐ข๐ต talak yang jelas (ุตุฑูุญ), yaitu pernyataan suami yang jelas menunjukkan talak dengan menggunakan kata “talak/๐ง๐ช๐ณ๐ข̄๐ฒ (pisah)”, misalnya: “engkau kutalak/ku-๐ง๐ช๐ณ๐ข̄๐ฒ”.
Konsekwensi dari pernyataan talak ๐ด๐ฉ๐ข๐ณ๐ช̄๐ฉ ini adalah talak sah/jatuh walaupun pernyataan talak tersebut tidak disertai niat untuk benar-benar mentalak.
2. ๐๐ช̄๐จ๐ฉ๐ข๐ต talak yang bersifat kiasan (ููุงูุฉ), yaitu pernyataan suami yang (tidak jelas menunjukkan talak, hanya) bisa dinterpretasikan sebagai talak dan bisa juga tidak. Misalnya: “pulanglah engkau ke rumah orang tuamu”, “kamu boleh bersuami lagi”, dsb.; atau pernyataan talak, sekalipun ๐ด๐ฉ๐ข๐ณ๐ช̄๐ฉ, yang disampaikan lewat tulisan.
Konsekwensi dari pernyataan talak ๐ฌ๐ช๐ฏ๐ข̄๐บ๐ข๐ฉ ini adalah talak dapat sah/jatuh jika pernyataan tersebut disertai niat untuk benar-benar mentalak.
๐. ๐๐ถ๐น๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ง๐ฎ๐น๐ฎ๐ธ
Seorang suami memiliki hak tiga (3) kali talak terhadap isterinya, baik secara berurutan satu persatu (mis. mentalak 1 lebih dulu, lalu mentalak lagi, kemudian mentalak lagi untuk ketiga kalinya), atau secara sekaligus yakni langsung mentalak 3.
Jika seorang lelaki menikahi kembali bekas isterinya yang tidak tertalak 3 (walaupun si isteri sempat menikah lagi), maka ia tetap memiliki sisa hak talaknya. Misalnya Zaid mentalak Hindun dengan talak 2. Jika suatu saat (setelah bertahun-tahun, bahkan Hindun sudah sempat menikah lagi), Zaid menikahi Hindun kembali, maka hak talak Zaid atas Hindun tinggal 1.
๐. ๐ ๐ฎ๐ฐ๐ฎ๐บ ๐ง๐ฎ๐น๐ฎ๐ธ
1. Talak ๐๐ข๐ซ’๐ช๐บ (ุฑุฌุนู), yaitu talak yang dijatuhkan suami pada isterinya dengan memenuhi kriteria berikut:
• Bukan talak tiga (3)
• Si pasutri sudah pernah melakukan ๐ซ๐ช๐ฎ๐ข̄’ (hubungan badan)
• Penjatuhan talaknya tidak disertai pengeluaran biaya dari pihak isteri atau pihak lain.
Talak ini disebut ๐ณ๐ข๐ซ’๐ช๐บ karena selama masa iddah belum berakhir, si suami dapat me-๐ณ๐ถ๐ซ๐ถ̄’ (ุฑุฌูุน/ุฑุฌุนุฉ/kembali) pada isterinya tanpa melalui proses akad nikah baru.
2. Talak ๐๐ข̄-๐ช๐ฏ (ุจุงุฆู). Talak ini dibagi dua (2):
a) Talak ๐ฃ๐ข̄-๐ช๐ฏ ๐ฌ๐ถ๐ฃ๐ณ๐ข̄ (ูุจุฑู), yaitu talak yang dijatuhkan suami pada isterinya dengan memenuhi kriteria berikut:
• Si pasutri sudah pernah melakukan ๐ซ๐ช๐ฎ๐ข̄’
• Talak yang dijatuhkan adalah talak tiga (3).
Konsekwensi talak ๐ฃ๐ข̄-๐ช๐ฏ ๐ฌ๐ถ๐ฃ๐ณ๐ข̄ adalah: si suami tidak dapat kembali pada isterinya dengan proses ๐ณ๐ถ๐ซ๐ถ̄’, tapi harus dengan akad nikah baru setelah memenuhi ketentuan-ketentuan berikut:
• Mantan isterinya telah dinikahi lelaki lain secara sah;
• Mantan isteri tersebut telah di-๐ซ๐ช๐ฎ๐ข̄’ oleh suami barunya (dengan ๐ซ๐ช๐ฎ๐ข̄’ yang 'sempurna')
• Putusnya ikatan pernikahan si mantan isteri dengan suami barunya; dan
• Si mantan isteri selesai menjalani ๐ช๐ฅ๐ฅ๐ข๐ฉ dari putusnya pernikahan tersebut.
b) Talak ๐ฃ๐ข̄-๐ช๐ฏ ๐ด๐ถ๐จ๐ฉ๐ณ๐ข̄ (ุตุบุฑู), yaitu talak yang dijatuhkan suami pada isterinya dengan memenuhi salah satu kriteria berikut:
• Si pasutri belum pernah melakukan ๐ซ๐ช๐ฎ๐ข̄’; atau
• Si pasutri sudah pernah melakukan ๐ซ๐ช๐ฎ๐ข̄’, tapi penjatuhan talaknya disertai adanya pengeluaran biaya dari pihak isteri atau pihak lain.
Konsekwensi talak ๐ฃ๐ข̄-๐ช๐ฏ ๐ด๐ถ๐จ๐ฉ๐ณ๐ข̄ adalah si suami tidak dapat kembali pada isterinya dengan proses rujuk, tapi harus dengan akad nikah baru (walaupun masa ๐ช๐ฅ๐ฅ๐ข๐ฉ belum berakhir)
๐๐-๐๐ก๐̄๐๐ช ๐ผ’๐ก๐๐ข ๐๐-๐จ๐ ๐๐๐๐ฌ๐̄๐
©1447/08/09/Rabu
_____________________
*) Disunting dari tulisan lama yang menjadi salah satu materi ajar di Smas Al Muqri Prenduan. Kebanyakan bersumber dari ๐๐ข๐ต๐ฉ ๐ข๐ญ-๐๐ข๐ณ๐ช̄๐ฃ ๐ฃ๐ช ๐๐ข̄๐ฎ๐ช๐ด๐บ ๐๐ข̄๐ด๐บ๐ช๐ข๐ฉ ๐ข๐ญ-๐๐ข̄๐ซ๐ถ̄๐ณ๐ช̄๐บ dan ๐๐ข๐ต๐ฉ ๐ข๐ญ-๐๐ถ๐ช̄๐ฏ ๐ฃ๐ช ๐๐ข̄๐ฎ๐ช๐ด๐บ ๐๐ข̄๐ฏ๐ข๐ฉ ๐ข๐ต๐ฉ-๐๐ฉ๐ข̄๐ญ๐ช๐ฃ๐ช̄๐ฏ plus beberapa referensi kitab-kitab fikih standar ๐๐บ๐ข̄๐ง๐ช๐ช๐บ๐บ๐ข๐ฉ.
Sumber FB Ustadz : Zainur Rahman van Hamme