Fatwa Syaikh Ibnu Taimiyah terkait Sampainya Pahala Ibadah Kepada Mayit

Fatwa Syaikh Ibnu Taimiyah terkait Sampainya Pahala Ibadah Kepada Mayit

Fatwa syaikh Ibnu Taimiyah dalam kitabnya yang monumental, "Majmu' al-Fatawa," terkait sampainya pahala ibadah (termasuk bacaan Al-Qur'an dan dzikir) kepada mayit;

Sampainya Pahala Secara Umum,

Dalam Majmu' al-Fatawa juz 24, halaman 314, beliau menjelaskan, 

فَإِذَا أُهْدِيَ لِمَيِّتٍ ثَوَابُ صِيَامٍ أَوْ صَلَاةٍ أَوْ قِرَاءَةٍ جَازَ ذَلِكَ

"Apabila dihadiahkan kepada mayit pahala puasa, salat, atau bacaan (Al-Qur'an), maka hal itu diperbolehkan."

Beliau juga menambahkan dalam konteks yang sama;

وَالصَّوَابُ أَنَّ الْمَيِّتَ يَنْتَفِعُ بِجَمِيعِ الْعِبَادَاتِ الْبَدَنِيَّةِ: مِنْ الصَّلَاةِ وَالصَّوْمِ وَالْقِرَاءَةِ، كَمَا يَنْتَفِعُ بِالْعِبَادَاتِ الْمَالِيَّةِ مِنْ الصَّدَقَةِ وَنَحْوِهَا بِاتِّفَاقِ الْأَئِمَّةِ

"Dan pendapat yang benar adalah bahwa mayit mendapatkan manfaat dari semua ibadah badaniyah (fisik), mulai dari salat, puasa, dan bacaan (Al-Qur'an), sebagaimana ia mendapatkan manfaat dari ibadah maliyah (harta) seperti sedekah dan sejenisnya, berdasarkan kesepakatan para imam."

Bacaan Keluarga dan Dzikir

Dalam Majmu' al-Fatawa juz 24, halaman 165, ketika beliau ditanya tentang bacaan keluarga mayit berupa tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, beliau menjawab;

يَصِلُ إلَى الْمَيِّتِ قِرَاءَةُ أَهْلِهِ وَتَسْبِيحُهُمْ وَتَكْبِيرُهُمْ وَسَائِرُ ذِكْرِهِمْ لِلَّهِ تَعَالَى إذَا أَهْدَوْهُ إلَى الْمَيِّتِ وَصَلَ إلَيْهِ وَاَللَّهُ أَعْلَمُ

"Sampai kepada mayit bacaan keluarganya, tasbih mereka, takbir mereka, dan seluruh dzikir mereka kepada Allah Ta'ala. Apabila mereka menghadiahkannya kepada mayit, maka hal itu akan sampai kepadanya.

Wallahu a'lam."

Bacaan Tahlil 70.000 Kali (Ataqah)

Beliau juga pernah ditanya secara spesifik tentang seseorang yang membaca tahlil (Laa ilaha illallah) sebanyak 70.000 kali untuk dihadiahkan kepada mayit (Majmu' al-Fatawa 24/324);

إذَا هَلَّلَ الْإِنْسَانُ هَكَذَا: سَبْعِينَ أَلْفًا أَوْ أَقَلَّ أَوْ أَكْثَرَ وَأَهْدَاهَا لِلْمَيِّتِ نَفَعَهُ اللَّهُ بِذَلِكَ

"Jika seseorang bertahlil seperti itu: 70.000 kali, atau kurang, atau lebih, lalu ia hadiahkan kepada mayit, maka Allah akan memberikan manfaat kepada mayit tersebut dengan amal tersebut."

Syaikh Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa secara hukum syar'i, tidak ada penghalang bagi pahala amal saleh untuk sampai kepada orang yang sudah meninggal.

Sekian semoga bermanfaat.

Sumber FB : OKD Islami

© Terima kasih telah membaca Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dengan judul "Fatwa Syaikh Ibnu Taimiyah terkait Sampainya Pahala Ibadah Kepada Mayit". Semoga Allah ﷻ senantiasa menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, taufiq, dan hidayah kepada kita semua. Aamiin.

Kajian Favorit