SUNNAH MILIK UMAT ISLAM BUKAN KELOMPOK ISLAM TERTENTU

SUNNAH MILIK UMAT ISLAM BUKAN KELOMPOK ISLAM TERTENTU

SUNNAH MILIK UMAT ISLAM BUKAN KELOMPOK ISLAM TERTENTU

"itu i'tikaf di sepuluh hari Ramadhan identik dengan kelompok itu ya ?"

Qultu: "Ya sekarang begitu tapi sebenarnya itu sunnah Nabi ﷺ bukan punya kelompok tertentu maka seharusnya kita perlu berusaha menghidupkan agar tidak hanya jadi identitas sebagian kelompok"

Ini diantara PR kita khususnya bagi tokoh yang jadi panutan di masyarakat untuk menghidupkan sunnah yang tidak hidup di kelompok masing-masing.

Contoh saat kemarin momen Nisfu Sya'ban kami mengenalkan Fadhilah malam Nisfu Sya'ban di tengah kelompok yang kurang familiar dengan nisfu sya'ban begitu juga di 10 malam terakhir Ramadhan seperti saat ini hendaknya kalau pun belum bisa mengajak i'tikaf maka setidaknya mengajak untuk qiyamullail di masjid tiap malam ganjil (hal ini Alhamdulillah telah dilakukan kakak ipar saya di Masjid kampung lingkungan Nahdliyyin), kalau mengajak qiyamullail pun belum mampu maka setidaknya ajarkan bahwa Rasulullah ﷺ selalu menghidupkan malam 10 hari terakhir Ramadhan dan kenalkan fadhilahnya.

Ingat kaidah indah Nabi ﷺ:

الحكمة ضالة المؤمن فحيث وجدها فهو أحق بها

""Hikmah adalah sesuatu yang hilang dari seorang mukmin. Di mana pun ia menemukannya, maka dialah yang paling berhak atasnya." 

Sumber FB Ustadz : Muhammad Salim Kholili

©Terima kasih telah membaca kajian ulama ahlussunnah dengan judul "SUNNAH MILIK UMAT ISLAM BUKAN KELOMPOK ISLAM TERTENTU - Kajian Ulama". Semoga Allah senantiasa memberikan Ilmu, Taufiq dan Hidayah-Nya untuk kita semua. aamiin. by Kajian Ulama Aswaja ®