๐๐๐๐จ๐๐จ๐๐๐ก ๐๐๐จ๐ก๐ ๐๐๐จ ๐๐จ๐ฅ๐๐๐ฅ๐๐
Oleh Ustadz : Ahmad Syahrin Thoriq
Berikut ini adalah risalah singkat tentang perkataan sebagian imam kaum muslimin yang menyebutkan bagaimana kedudukan agung dari shahabat yang mulia Abu Hurairah radhiyallahu’anhu.
Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma berkata :
ุฃุจู ูุฑูุฑุฉ ุฎูุฑ ู ูู ูุฃุนูู ุจู ุง ูุญุฏุซ
“Abu Hurairah lebih baik dariku dan lebih mengetahui tentang apa yang dia sampaikan.”[1]
Beliau juga berkata :
ูุงููู ุฅูุง ููุนุฑู ู ุง ูููู ุฃุจู ูุฑูุฑุฉ، ูููู ูุฌุจู ููุฌุชุฑุฆ
“Demi Allah, sesungguhnya kami juga sebenarnya mengetahui apa yang dikatakan Abu Hurairah, tetapi kami merasa takut sedangkan dia berani menyampaikan.”[2]
Beliau juga berkata :
ุตุฏูุช ูุง ุฃุจุง ูุฑูุฑุฉ ููุช ุฃูุฒู ูุง ูุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูุฃุนูู ูุง ุจุญุฏูุซู
“Engkau benar wahai abu Hurairah. Engkau adalah orang yang paling sering menyertai Rasulullah ๏ทบ di antara kami dan paling mengetahui haditsnya.”[3]
Zaid bin Tsabit radhiyallahu’anhu berkata :
ุนููู ุจุฃุจู ูุฑูุฑุฉ، ูุฅูู ุจููุง ุฃูุง ููู ูููุงู ูู ุงูู ุณุฌุฏ ูุฏุนู، ุฎุฑุฌ ุนูููุง ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูุฌูุณ، ููุงู: ุนูุฏูุง ุฅูู ู ุง ููุชู
"Hendaklah kamu melazimi kepada Abu Hurairah, karena sesungguhnya ketika aku, dia, dan si Fulan sedang berada di masjid berdoa, Rasulullah ๏ทบ keluar menemui kami, lalu beliau duduk dan bersabda: 'Kembalilah kepada apa yang kalian lakukan sebelumnya.'"[4]
Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu’anhu berkata :
ูุงููู ู ุง ุฃุดู ุฃู ุฃุจุง ูุฑูุฑุฉ ุณู ุน ู ู ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ู ุง ูู ูุณู ุน. ููุง ูุญู ููู ููุง ุนูุงุก ูุจููุชุงุช، ูููุง ุฅูู ุง ูุฃุชู ุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุทุฑูู ุงูููุงุฑ، ููุงู ู ุณูููุง ูุง ุฃูู ูู ููุง ู ุงู، ูุฅูู ุง ูุฏู ู ุน ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ، ูุฃูู ู ุนู ุญูุซ ูุงู، ููุงููู ู ุง ูุดู ุฃูู ุณู ุน ู ูู ู ุง ูู ูุณู ุน
“Demi Allah, aku sama sekali tidak ragu bahwa Abu Hurairah telah mendengar dari Rasulullah ๏ทบ hal-hal yang tidak kami dengar. Kami adalah kaum yang memiliki banyak kesibukan dan keluarga, sehingga kami hanya mendatangi Rasulullah ๏ทบ pada waktu pagi dan sore saja.
Sedangkan dia (Abu Hurairah) adalah seorang miskin yang tidak memiliki keluarga maupun harta, tangannya selalu bersama Rasulullah ๏ทบ, makan bersamanya di mana pun beliau berada. Maka demi Allah, kami tidak ragu bahwa dia mendengar darinya (Rasulullah ๏ทบ) hal-hal yang tidak kami dengar.”[5]
Al imam Syafi’I rahimahullah berkata :
ุฃุจู ูุฑูุฑุฉ ุฃุญูุธ ู ู ุฑูู ุงูุญุฏูุซ ูู ุฏูุฑู
“Abu Hurairah adalah orang yang paling hafal terhadap riwayat hadits di masanya.”[6]
Al imam Abu Shalih rahimahullah berkata :
ูุงู ุฃุจู ูุฑูุฑุฉ ู ู ุฃุญูุธ ุฃุตุญุงุจ ู ุญู ุฏ
“Abu Hurairah adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad ๏ทบ yang paling hafal (hadits).”[7]
Beliau juga berkata :
ู ุง ุฃุฒุนู ุฃู ุฃุจุง ูุฑูุฑุฉ ูุงู ุฃูุถููู ููููู ูุงู ุฃุญูุธูู
“Aku tidak mengklaim bahwa Abu Hurairah adalah yang paling utama di antara para shahabat, tetapi ia adalah yang paling banyak hafalannya.”[8]
Al imam Bukhari rahimahullah berkata :
ุฑูู ุนูู ุซู ุงู ู ุงุฆุฉ ููุณ ุฃู ุฃูุซุฑ
“Telah meriwayatkan hadits darinya 800 orang atau bahkan lebih.”[9]
Al imam Ibnu Hajar al Asqalani rahimahullah berkata :
ูุฐุง ุงูุฅู ุงู ูุฏ ุฑูู ุนูู ุซู ุงูู ุงุฆุฉ ู ู ุฃูู ุงูุนูู ูู ุง ูุงู ุงูุจุฎุงุฑّู
“Telah mengambil riwayat dari sang imam (Abu Hurairah) ini 800 ulama sebagaimana yang telah disebutkan oleh al imam Bukhari.”[10]
Beliau juga berkata :
ุฃุฌู ุน ุฃูู ุงูุญุฏูุซ ุนูู ุฃูู ุฃูุซุฑ ุงูุตุญุงุจุฉ ุญุฏูุซุง
" Telah bersepakat ahli hadits bahwa beliau adalah shahabat yang paling banyak haditsnya." [11]
Al imam adz Dzahabi rahimahullah berkata :
ููุงู ุญูุธ ุฃุจู ูุฑูุฑุฉ ุงูุฎุงุฑู ู ู ู ุนุฌุฒุงุช ุงููุจูุฉ.
"Hafalan Abu Hurairah yang luar biasa adalah salah satu mukjizat kenabian." [12]
Wallahu a’lam
___________
[1] Al Ishabah fi Tamyiz Shahabah (1/72)
[2] Mustadrak al Hakim (3/510)
[3] Musnad imam Ahmad (6/216)
[4] Siyar A’lam Nubala (2/600)
[5] Jami’ at Tirmidzi (6/626)
[6] Ma’rifutah as Sunan (2/58)
[7] Al Ilal wa Ma’rifah ar Rijal (3/43)
[8] Tarikh ad Dimasyq (67/340)
[9] Tahdzib al Kamal (1/1655)
[10] Al Ishabah fi Tamyiz ash Shahabah (1/72)
[11] Ishabah fi at Tamyiz ash Shahabah (7/432)
[12] Siyar A'lam Nubala (2/594)
Sumber FB Ustadz : Ahmad Syahrin Thoriq
