Cara Penyebaran Propaganda Wahabi Dengan Berdusta
Seorang Wahabi -ketika menukilkan pernyataan Imam Ibnu Hajar- sengaja membuang sebagian pernyataan Imam Ibnu Hajar al-Asqalani di dalam Kitab Fathul Bari agar pernyataan Imam Ibnu Hajar bisa dijadikan penguat argumen keyakinan tajsim (meyakini Allah berfisik seperti makhluk).
Kalimat Imam Ibnu Hajar versi Wahabi
ูุงู ุงููุฑุทุจู ุฃุนุงุฏ ุจุนุถูู ุงูุถู ูุฑ ุนูู ุงููู ุชุนุงูู ู ุชู ุณูุงً ุจู ุง ูุฑุฏ ูู ุจุนุถ ุทุฑูู "ุฃู ุงููู ุฎูู ุขุฏู ุนูู ุตูุฑุฉ ุงูุฑุญู ู"
"Berkata Imam al-Qurtubi : dikembalikan dhamir kepada Allah, berpatokan dengan redaksi sebagian jalur hadis yang berbunyi "Sesungguhnya Allah menciptakan Adam sesuai dengan bentuk Al Rahman"
Kalimat asli Imam Ibnu Hajar di dalam kitab Fathul Bari
ูุงู ุงููุฑุทุจู ุงุนุงุฏ ุจุนุถูู ุงูุถู ูุฑ ุนูู ุงููู ุชุนุงูู ู ุชู ุณูุงً ุจู ุง ูุฑุฏ ูู ุจุนุถ ุทุฑูู "ุฃู ุงููู ุฎูู ุขุฏู ุนูู ุตูุฑุฉ ุงูุฑุญู ู" ูุงู ูุฃู ู ู ุฑูุงู ุฃูุฑุฏู ุจุงูู ุนูู ู ุชู ุณูุงً ุจู ุง ุชููู ู ูุบูุท ูู ุฐูู
"Berkata Imam al-Qurtubi : dikembalikan dhamir kepada Allah, berpatokan dengan redaksi sebagian jalur hadis yang berbunyi "Sesungguhnya Allah menciptakan Adam sesuai dengan bentuk Al Rahman". Dia mengatakan, seakan orang yang meriwayatkannya meriwayatkannya dengan makna, berpatokan dengan asumsi mereka, sehingga mereka salah dalam hal ini.
Wahabi sengaja menghapus redaksi pernyataan Imam Ibnu Hajar berikut, agar nampak penyataan sang Imam berbeda dengan yang diinginkan Beliau (sesuai dengan keyakinan tajsim mereka)
ูุงู ูุฃู ู ู ุฑูุงู ุฃูุฑุฏู ุจุงูู ุนูู ู ุชู ุณูุงً ุจู ุง ุชููู ู ูุบูุท ูู ุฐูู
"Dia mengatakan, seakan orang yang meriwayatkannya meriwayatkannya dengan makna, berpatokan dengan asumsi mereka, sehingga mereka salah dalam hal ini."
Kalau jujur dalam mengambil pernyataan para ulama Salaf sesuai dengan keyakinan para ulama Salaf, Wahabi tidak akan sesat, mereka akan berkeyakinan Ahlussunnah wal Jama'ah seperti kita! Karena berdusta, muncullah keyakinan aneh-aneh mereka tentang Allah seperti gambar yang pernah saya posting
Jika ayat Al-Qur'an dan hadis Sahih tentang sifat-sifat Allah dipahami dengan cara Wahabi meyakini sifat Allah seperti gambar berikut Tuhan itu.
Ayat dan hadis Sahih. Utak nan sakik (pemahaman yang error)
Masyarakat awam mesti hati-hati dengan keyakinan sesat Wahabi yang aktif menghidupkan pemikiran tajsim (Allah berfisik) dan tasybih (zat Allah sama dengan makhluk) di tengah umat Rasulullah. Inilah bid'ah mereka yang berbahaya bagi akidah umat Rasulullah. Mereka sesungguhnya MERUSAK keyakinan umat Rasulullah tapi membranding diri MEMURNIKAN akidah!
Sumber FB Ustadz : Alnofiandri Dinar
