
Siapa Muhaddits?
Untuk menetapkan bahwa kayu itu satu meter, maka mesti ada standar 100cm. Bukan diujur dengan perasaan. Apa standard seseorang disebut Muhaddits? Imam as-Subki dalam kitab Mu'id an-Ni'am dan Mubid an-Niqam mendefinisikan Muhaddits sebagai seorang ulama yang memiliki tujuh poin:
وقال الحافظ السبكي (771هـ) المحدث هو : ” من عرف الأسانيد، والعلل وأسماء الرجال، والعالي والنازل، وحفظ مع ذلك جملة مستكثرة، وسمع الكتب الستة، ومسند أحمد بن حنبل ، وسنن البيهقي، ومعجم الطبراني، وضم إلى هذا القدر ألف جزء من الأجزاء الحديثية هذا أقل درجاته، فإذا سمع ما ذكرناه، وكتب الطباق، ودار على الشيوخ، وتكلم في العلل والوفيات والأسانيد كان في أول درجات المحدثين، ثم يزيد الله من شاء ما شاء
1. Mengerti Sanad
2. 'Illat Hadits
3. Nama-nama periwayat Hadits
4. Sanad 'Aly dan Sanad Nazil
5. Hafal Hadits lengkap Sanad dan Matn
6. Mendengarkan pembacaan Kutub Sittah kepada para Syaikh
7. Ditambah Musnad Imam Ahmad, Kitab Sunan Imam al-Baihaqi, kitab al-Mu'jam Imam at-Thabrani dan kitab-kitab Ajza' Haditsiyyah.
Jika tidak cukup syarat di atas, maka disebut al-Musnid. Ulama mendefinisikannya sebagai:
من يروي الحديث بسنده سواء كان عنده علم به ام ليس له الا مجرد الرواية
Seseorang yang meriwayatkan Hadits dengan Sanadnya, apakah ia menguasainya atau tidak, hanya meriwayatkan saja.
Jika tidak pernah mendengar Hadits dari guru, tidak meriwayatkan Hadits dengan Sanad, maka disebut sebagai Bahits Hadits (peneliti Hadits), kata Syaikh Mahmud Sa'id Mamduh.
Terkait Syaikh Nashiruddin al-Albani, beliau meneliti Hadits di perpustakaan Zhahiriyah Damascus. Lalu beliau berijtihad menetapkan status hukum suatu Hadits apakah Shahih, Hasan, Dha'if atau Maudhu'.
Syaikh Ibnu 'Utsaimin pernah ditanya tentang status ini. Syaikh Ibnu 'Utsaimin menyarankan agar jangan mengambil status Hadits tersebut, karena ada Hadits dhaif yang beliau shahihkan, sebaliknya ada Hadits shahih yang beliau dha'ifkan. Syaikh Ibnu Utsaimin menyarankan membaca kitab Syaikh Abdullah ad-Duwaisy yang menjelaskan masalah tersebut.
الشيخ عبد الله بن محمد الدويش (المتوفى 1409 هـ) في تعقبت وتخريجات محمد ناصر الدين الألباني (المتوفى 1420 هـ)، وأبرزها كتابه المعروف "تنبيه القارئ لتقوية ما ضعفه الألباني (ويليه: تنبيه القارئ لتضعيف ما قواه الألباني)
Syaikh Hasan as-Saqqaf dari Yordania, sanad Hadits beliau dari Syaikh Yasin ibn Isa al-Fadani, menulis Tanaqudhat al-Albani al-Wadhihah sebanyak 3 jilid. Menjelaskan kontradiktif al-Albani dalam menetapkan status suatu Hadits.
Syaikh Mahmud Sa'id Mamduh dari Mesir, murid Syaikh Yasin ibn Isa al-Fadani, menulis 7 jilid Hadits-Hadits yang didha'ifkan al-Albani ternyata shahih. Kitab berjudul at-Ta'rif bi Awhami man Qassama as-Sunan ila Shahih wa Dha'if.
Sumber FB : Ustadz Abdul Somad