
SYI'AH IMAMIYAH BEDA KEYAKINAN TERHADAP KITAB SUCI ALQURAN
Luthfi Bashori
Dalam kitab Al-Kaafi, karya Imam Al-Kulaini, salah satu kitab rujukan utama Syiah Imamiyah (Iran), terdapat keyakinan Syiah, bahwa Al-Quran kitab suci umat Islam itu sudah tidak murni lagi dan sudah banyak perubahan-perubahan pada ayat-ayat tertentu, kaum Syiah menuduh bahwa adanya perubahan pada Al-Quran itu dilakukan oleh para shahabat Nabi SAW.
Contoh:
تحريف القرآن في كتب الشيعة
Tuduhan Tahrif (adanya perubahan) Al-Quran dalam kitab-kitab Syi'ah
روى (الكافي) بالإسناد عن علي بن سويد، قال: كتبتُ إلى أبي الحسن موسى عليه السلام وهو في الحبس كتاباً، وذكر جوابه عليه السلام، إلى أن قال: «ائتمنوا على كتاب الله، فحرّفوه وبدّلوه». راجع: الكافي 8: 125 | 95.
Disebutkan bahwa dalam kitab Al-Kafi (Kitab Rujukan Syiah) diriwayatkan dari Ali ibn Suwayd yang berkata:
“Aku menulis surat kepada ayahku Musa al-Kazim ketika beliau berada di penjara, lalu beliau menulis balasan sampai pada perkataannya: ‘Mereka (umat Islam) beriman kepada Kitab Allah, kemudian mereka mengubah dan menggantinya.’” (Rujukan: Al-Kafi 8/125 no. 95).
روى في (الكافي) عن أبي جعفر الباقر قال: «نزل جبريل بهذه الآية على محمد هكذا: (وإن كنتم في ريب مما نزلنا على عبدنا في علي فأتوا بسورة من مثله)». البقرة 23. راجع: الكافي 8: 53 | 16.
Dalam kitab Al-Kafi juga diriwayatkan dari Muhammad al-Baqir, ia berkata:
“Jibril menurunkan ayat ini kepada Muhammad seperti ini:
‘Jika kalian ragu terhadap apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami TENTANG ALI, maka datangkanlah satu surah yang semisalnya." (Rujukan: Al-Kafi 8/53)
ASLINYA DALAM ALQURAN:
Surat Al-Baqarah Ayat 23:
وَإِن كُنتُمْ فِى رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا۟ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِۦ وَٱدْعُوا۟ شُهَدَآءَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمْ صَٰدِقِينَ.
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong- penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.
ما روي في (الكافي) عن أبي بصير، عن أبي عبد الله في قوله تعالى:
(ومن يطع الله ورسوله – في ولاية علي والأئمة من بعده – فقد فاز فوزاً عظيماً) (الأحزاب 33: 71) هكذا نزلت. الكافي 1: 417 | 26. الكافي 1: 414 | 8.
Dan diriwayatkan pula dalam kitab Al-Kafi dari Abu Basir, dari Ja'far al-Sadiq tentang firman Allah:
“Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya dalam wilayah (kepemimpinan) Ali dan para imam setelahnya, maka ia memperoleh kemenangan yang besar.” (Rujukan: Al-Kafi 1/414).
ASLINYA DALAM ALQURAN:
Surat Al-Ahzab Ayat 33:
وَقَرْنَ فِى بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ ٱلْجَٰهِلِيَّةِ ٱلْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتِينَ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَطِعْنَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ ٱلرِّجْسَ أَهْلَ ٱلْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
Sumber FB Ustadz : Luthfi Bashori