5 Kitab Ulama yang Diduga Mengalami Tahrif dalam Cetakan Wahabi

kitab yang terbukti mengalami perubahan alias di Tahrif oleh Wahabi

Beberapa kitab yang terbukti mengalami perubahan alias di Tahrif oleh Wahabi

1. Kitab Al-Ibanah 'an Ushul al-Diyanah 

Kitab Al-Ibanah versi cetakan Saudi (seperti terbitan Universitas Islam Madinah atau cetakan Riyadh lama) memuat banyak sisipan teks (idraj) yang bernuansa tasybih/tajsim (antropomorfisme) ekstrem yang tidak sesuai dengan manhaj asli Imam al-Asy'ari.

Proyek tahqiq Dr. Fauqiyah Husain Mahmud (Dosen Universitas Ain Shams, Mesir) yang membandingkan 4 manuskrip kuno (termasuk naskah di dharikh/perpustakaan luar Saudi) membuktikan bahwa cetakan-cetakan komersial di Beirut dan India abad lalu telah disisipi kalimat-kalimat asing. Para ulama Aswaja kontemporer merekomendasikan cetakan Mesir atau cetakan Dar al-Shalih yang bersih dari tahrif ini.

2. Kitab Al-Adzkar karya Imam al-Nawawi 

Pada bab ziarah makam Nabi Muhammad ﷺ, cetakan asli Dar al-Huda (Riyadh) tahun 1409 H / 1989 M yang ditahkik oleh Abdul Qadir al-Arnaut mengalami pengubahan teks yang sangat fatal pada kisah Al-Utbi tentang tawasul.

Teks Asli Imam al-Nawawi:

... ثم يرجع إلى موقفه الأول قبالة وجه رسول الله صلى الله عليه وسلم ويتوسل به في حق نفسه ويستشفع به إلى ربه سبحانه وتعالى ...

"... Kemudian ia (peziarah) kembali ke posisi semula di depan wajah Rasulullah ﷺ, lalu bertawasul dengannya untuk dirinya dan meminta syafaat dengannya kepada Tuhannya..."

Frasa "bertawasul dengannya dan meminta syafaat dengannya" dihapus atau diubah menjadi anjuran berdoa secara umum tanpa tawasul, karena tawasul dianggap syirik/bid'ah oleh ideologi mereka. (Setelah protes keras dari ulama dunia, maktabah tersebut akhirnya merevisi kembali pada cetakan berikutnya).

3. Kitab Hasyiyah al-Sawi 'ala Tafsir al-Jalalain karya Syaikh Ahmad al-Sawi 

Syaikh al-Sawi secara eksplisit menyebut gerakan Khawarij pada zamannya memiliki kemiripan dengan sekte di Hijaz (Wahabi).

Teks Asli Syaikh al-Sawi (Surah Fatir ayat 7):

وقيل هذه الآية نزلت في الخوارج الذين يحرفون تأويل الكتاب والسنة ويستحلون بذلك دماء المسلمين وأموالهم كما هو مشاهد الآن في نظائرهم، وهم فرقة بأرض الحجاز يقال لهم الوهابية يحسبون أنهم على شيء ألا إنهم هم الكاذبون

"... Dan dikatakan bahwa ayat ini turun pada kaum Khawarij yang mengubah takwil Al-Kitab dan As-Sunnah, dan dengan itu mereka menghalalkan darah dan harta kaum muslimin, sebagaimana yang disaksikan sekarang pada syabih (orang-orang yang mirip) dengan mereka, yaitu suatu sekte di tanah Hijaz yang disebut Al-Wahhabiyyah, mereka mengira bahwa mereka di atas sesuatu (kebenaran), ketahuilah bahwa mereka adalah pendusta."

Kalimat "وهم فرقة بأرض الحجاز يقال لهم الوهابية" (yaitu suatu sekte di tanah Hijaz yang disebut Al-Wahhabiyyah) dihapus total dari naskah cetakan, sehingga maknanya terputus.

4. Tafsir al-Kasysyaf (Imam al-Zamakhsyari)

Penerbit Maktabah al-Obeikan (Riyadh) pernah menerbitkan kitab-kitab tafsir Muktazilah dan Asy'ariyah dengan metode "pembersihan" sepihak. Pada Surah al-Qiyamah ayat 22-23 (tentang Ru'yatullah atau melihat Allah di akhirat), teks asli Al-Zamakhsyari yang membela akidah Muktazilah (menolak melihat Allah) atau catatan kaki bermadzhab Asy'ari sering kali dipotong, diganti, atau dianotasi secara agresif di dalam tubuh matan (bukan di catatan kaki), sehingga mengaburkan pemikiran asli sang penulis asli.

5. Kitab Al-Mughni (Ibnu Qudamah al-Maqdisi)

Ibnu Qudamah (seorang ulama besar Madzhab Hanbali klasik) dalam bab haji/ziarah menuliskan anjuran untuk bertawasul dan beristighatsah di makam Nabi menggunakan riwayat Al-Utbi. Pada beberapa cetakan komersial Saudi, bab atau bagian yang memuat kalimat istighatsah dan tawasul ini dipotong atau diberi sensor teks tipis guna menyesuaikan dengan fatwa resmi kerajaan yang melarang keras perbuatan tersebut.

dan lainnya.

Sumber FB Ustadzah : Diah Al-Asy’ariyyah

© Terima kasih telah membaca Kajian Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dengan judul "5 Kitab Ulama yang Diduga Mengalami Tahrif dalam Cetakan Wahabi". Semoga Allah ﷻ senantiasa menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, taufiq, dan hidayah kepada kita semua. Aamiin.
Lebih lamaTerbaru

🔥 Kajian Populer

Kumpulan kajian Islam yang paling banyak dibaca dan direkomendasikan.