Kajian tentang Rezeki dalam Islam | Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja)

Kategori Kajian Ulama

Kumpulan Kajian Islam tentang Rezeki - Kajian Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja)

Kumpulan Kajian Islam tentang Rezeki menghadirkan kumpulan pembahasan Islam seputar hakikat rezeki, sebab-sebab kelapangan dan kesempitan rezeki, serta cara menjemput rezeki yang halal dan penuh keberkahan menurut manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah, berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis serta penjelasan para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah yang mu’tabar. Dalam Islam, rezeki tidak hanya dipahami sebagai harta, tetapi mencakup seluruh karunia Allah seperti ilmu, kesehatan, ketenangan hati, dan kemudahan hidup yang diberikan sesuai hikmah-Nya.

Melalui kajian ini, pembaca diajak memahami keseimbangan antara ikhtiar, doa, tawakal, dan ridha kepada Allah dalam urusan rezeki. Beragam tema dibahas secara mendalam, mulai dari penghambat dan pembuka pintu rezeki, keutamaan istighfar dan infak, rezeki yang telah dijamin Allah, hingga nasihat para ulama dan kisah para nabi tentang rezeki serta keberkahannya.

Berlandaskan Al-Qur’an, hadis Nabi ﷺ, serta penjelasan ulama mu’tabar—termasuk dalam tradisi tasawuf dan fikih Ahlussunnah wal Jama’ah—kajian rezeki ini diharapkan dapat meluruskan pemahaman umat agar tidak cemas berlebihan, tidak terjerumus pada cara yang haram, serta mampu meraih rezeki yang halal, berkah, dan menenangkan hati demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Untuk memahami keterkaitan antara rezeki, tauhid, dan kehidupan Muslim, silakan rujuk Pilar Utama Kajian Ulama.

🧭

Untuk gambaran besar dan keterkaitan seluruh kajian, silakan rujuk halaman pilar utama berikut:

Pilar Utama Kajian Ulama