Kajian tentang Dzikir - Kajian Ulama Ahlussunnah

Kategori Kajian Ulama

Kumpulan Kajian Islam tentang Dzikir - Kajian Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja)

Dzikir merupakan ibadah agung yang menjadi penopang utama kehidupan spiritual seorang Muslim. Dalam ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah, dzikir tidak hanya dipahami sebagai bacaan lisan, tetapi juga sebagai amal hati, penguat iman, dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Melalui halaman Kajian tentang Dzikir, Kajian Ulama Ahlussunnah menghadirkan pembahasan lengkap seputar adab, hukum, tata cara, waktu, dan keutamaan dzikir, baik yang dilakukan secara sirri (pelan) maupun jahr (suara keras), sendiri atau berjamaah, serta dzikir setelah shalat, pagi dan petang, tahlilan, haul, hingga dzikir dalam berbagai momentum ibadah.

Kajian ini juga mengulas secara ilmiah dan berimbang berbagai kontroversi seputar dzikir, seperti penggunaan tasbih, dzikir “Allah… Allah” dan “Hu… Hu”, talqin dzikir, tahlilan, yasinan, serta tuduhan bid’ah terhadap majelis dzikir. Seluruh pembahasan disertai dalil Al-Qur’an, hadits Nabi ﷺ, atsar sahabat, dan penjelasan ulama mu’tabar, sesuai dengan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah.

Dengan membaca kajian ini, diharapkan umat Islam dapat berdzikir dengan benar, tenang, dan penuh adab, menjauhi sikap berlebihan maupun mudah menyalahkan, serta menjadikan dzikir sebagai kebiasaan hidup yang menghidupkan hati, menenangkan jiwa, dan menghadirkan keberkahan.

🧭

Untuk gambaran besar dan keterkaitan seluruh kajian, silakan rujuk halaman pilar utama berikut:

Pilar Utama Kajian Ulama